Tata Cara Shalat Dhuha | Dilengkati Niat Dan Doa Dalam Bahasa Latin

Salat dhuha biasanya disebut juga termasuk doa yang bisa melancarkan rezeki. Begini tata cara shalat dhuha disertai niatnya.

 

Selain melaksanakan salat wajib, umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan ibadah salat sunnah.

Berbagai macam salat sunnah antara lain shalat dhuha.

Waktu sholat dhuha yang terbaik untuk melakukannya, yakni pukul 08.00-11.00 pagi.

Mengerjakan salat dhuha hukumnya sunnah, apabila dikerjakan mendapatkan pahala, namun jika tidak melakukannya tidak akan mendapat pahala dan tidak berdosa.

Manfaat sholat dhuha salah satunya adalah bisa melancarkan rezeki, sebagaimana dikatakan dalam hadis Hakim dan Thabrani menyeburkan:

Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (sholat dhuha) niscaya pasti akan aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya” (HR.Hakim dan Thabrani).

Berikut tata cara shalat dhuha beserta niat latin dan artinya.

Tata Cara Shalat Dhuha Disertai Doa dan Artinya

1. Niat Terlebih Dahulu

Niat sholat dhuha 4 rakaat adalah:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatad dhuhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā

Artinya: “Aku menyengaja sembahyang sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah SWT.”

Setelah membaca niat sholat dhuha latin dan artinya, kini waktunya kamu mengerjakan gerakan salat.

Sholat Dhuha dilakukan minimal sebanyak dua rakaat, namun ada juga mereka yang mengerjakan sebanyak 4, 8, hingga 12 rakaat.

2. Membaca Bacaan Takbiratul Ihram

3. Membaca Doa Iftitah

4. Membaca Surat Al-Fatihah

5. Membaca Surat Al-Qur’an

Afdholnya rakaat pertama membaca surat Asy-Syam atau Ad-Dhuha dan rakaat kedua surat Al-Lail.

6. Ruku’

7. I’tidal dan Bacaannya

8. Sujud Pertama dengan Tuma’ninah

9. Duduk di Antara Dua Sujud

10. Sujud kedua

11. Rakaat Kedua Melakukan Gerakan No 2 – 10.

12. Kemudian, tasyahud akhir

Diakhiri dengan membaca salam dua kali.

Doa Sholat Dhuha dan Artinya

Setelah mengerjakan shalat dhuha ada baiknya disempurnakan dengan membaca doa khusus, sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ وَالبَهَاءَ بَهَاؤُكَ وَالجَمَالَ جَمَالُكَ وَالقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللَّهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِي فِي السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَإِنْ كَانَ فِي الأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَإِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِي مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ اَللَّهُمَّ بِكَ أُصَاوِلُ وَبِكَ أُحَاوِلُ وَبِكَ أُقَاتِلُ ثُمَّ يَقُوْلُ رَبِّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

Allâhumma innad dhuhâ’a dhuhâ’uka, wal bahâ’a bahâ’uka, wal jamâla jamâluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ‘ishmata ishmatuka. Allâhumma in kâna rizkî fis samâ’i, fa anzilhu. Wa in kâna fil ardhi, fa akhrijhu. Wa in kâna mu‘siron, fa yassirhu. Wa in kâna harâman, fa thahhirhu. Wa in kâna ba‘idan, fa qarribhu bi haqqi dhuhâ’ika, wa bahâ’ika, wa jamâlika, wa quwwatika, wa qudratika. Âtinî mâ âtaita ‘ibâakas shâlihîn. Allâhumma bika ushâwilu, wa bika uhâwilu, wa bika uqâtilu. Rabbighfir lî, warhamnî, watub ‘alayya. Innaka antat tawwâbur rahîm.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu dan kekuasaan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih.”

Ucapkan doa shalat dhuha sebanyak 40 sampai 100 kali atau semampunya.